Beauty Review · face mask · skincare

[REVIEW] Nature Republic Real Nature Mask Sheet (Cucumber)

Alhamdulillah udah masuk bulan Ramadhan lagi, gimana nih yang pada puasa? Masih kuat kaaan 😀 Aku emang belum sempet update blog lagi karena beberapa alasan. Mulai dari keluar kota, belum ngedit konten, wajahku juga lagi dalam kondisi yang kurang baik untuk nyoba nyoba produk jadi aku ‘istirahatin’ beberapa minggu sampai kembali normal (hari ini masih dalam penyembuhan hiks).

Berhubung wajahku sudah agak mendingan dari sebelumnya (sebelumnya kering dan sensitif padahal aku termasuk tipe kulit yang cenderung berminyak huhu), aku nyobain mask sheet dari Nature Republic. Sebenernya ini masker yang beli kakakku sih berhubung dia beli banyak akhirnya aku mintain deh (lama-lama abis dia ga kebagian haha, gak gak :p). Oya, featuring image blog ku agak sedikit beda karena aku pengen blogku gak begitu polosan kayak biasanya jadilah aku membuat ‘tambahan’ sekaligus watermark abal-abal haha maafkan 😦

Sebelum mencoba varian cucumber aku juga pernah nyoba Acai Berry (tergiur karena warna ungu), selain itu juga untuk melembabkan dan mengurangi kerutan halus tapi belum aku foto karena produknya udah aku buang -_- tapi ternyata si Acai Berry ini essence nya terlalu ‘pekat’ alias cukup bikin ga nyaman di wajahku yang bertipe cenderung berminyak, nanti akan aku sertakan perbedaan maskernya ya.

Processed with VSCO with a9 preset
Varian masker dari kiri ke kanan: Honey, Tea Tree, Orange, Cucumber, Chamomile, Bamboo, Shea Butter, Aloe, dan Olive.

Yap, jadi total masker yang dibeli kakakku adalah 10 pcs dengan varian yang berbeda. Menggunakan mask sheet dapat menambah nutrisi pada kulit dan juga sebagai persiapan sebelum memakai makeup dan sisa essence nya bisa diaplikasikan kepada bagian tubuh lain yang diinginkan, sekaligus untuk me time dirumah lah, relaksasi wajah gitu.

Fungsi setiap varian (foto atas):

Honey: provide nourishment and reduce wrinkles

Tea Tree: soothe and make radiant skin

Orange: helps refine dull skin tone

Cucumber: moisturize and make soft skin 

Chamomile: provide rich moisture and make skin feel refreshed

Bamboo: reinforce the skin’s moisture balance

Shea Butter: nourishes the skin with a luminous glow

Aloe: soothes irritated skin and makes your skin smooth

Olive: makes the skin sleek with full nourishment

Processed with VSCO with a9 preset
Nature Republic Real Nature Mask Sheet Cucumber

Aku tertarik dengan kemasan masker ini karena gambarnya yang terlihat ‘nyata’ dan menggiurkan hahaha seger diliatnya, selain itu bahannya doff, halus halus gimana gitu. Isi dari masker ini adalah 23ml/0.78 fl. oz.

Processed with VSCO with a9 preset
Bagian belakang masker
Processed with VSCO with a9 preset
Ingredients in zoom mode
Processed with VSCO with a9 preset
Penampakan sekilas masker 

Masker ini wanginya nyegerin dan menenangkan, mungkin karena ada kandungan parfumnya. Sebelum menggunakan masker ini, aku masukin dulu kedalam kulkas biar ada adem-ademnya walaupun sebenernya ga begitu ngaruh karena ada adem dari kandungan alkoholnya.

PicsArt_05-30-07.48.39
Left: Cucumber Right: Acai Berry

Sorry for the image quality haha, aku emang memotong foto diatas karena aku dalam posisi nggapake kerudung dimana kalo selfie nanti akan mengekspos bagian-bagian selain wajah hehe. Dari foto di atas aku mau bandingin tekstur masker dan juga essence nya. Masker cucumber memiliki tesktur masker yang lebih tipis dan essence nya juga ‘light‘ jadi cocok untuk kulit wajahku yang cenderung berminyak (walaupun sebenarnya dalam kondisi yang kering kerontang), sedangkan masker Acai Berry ini bahan maskernya lebih tebal dari cucumber dan essence nya berwarna putih susu karena mungkin menyesuaikan dengan fungsinya yaitu melembabkan dan mengurangi kerutan.

Tapi saat aku mencoba Acai Berry, wajahku terasa cekit-cekit, bisa jadi karena kandungan alkohol yang terkena kulit atau emang kulitku yang lagi keringgg. Setelah menggunakan masker Acai Berry ini kulit wajahku emang glowing tapi aku kurang suka glowing nya karena kayak berminyak banget gitu hahaha, mungkin akan lebih cocok untuk ke tipe kulit yang dari awal memang cenderung kering (kulitku kondisional keringnya)

Namun saat mencoba masker kedua (cucumber) wajahku ademmm dan lembabnya masih bisa ‘ditolerir’ karena essence nya lebih ringan dari si Acai Berry. Glowing nya pun ga seheboh abis pake si Acai Berry. Efek lembabnya cukup lah ya dan sebaiknya dipakai rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

PicsArt_05-29-08.27.17

Aku menggunakan masker ini selama kurang lebih 1 jam. Memang foto after wajahku terlihat kurang mulus (iya, karena kering dan juga breakout setelah menggunakan 1 skincare, insyaallah akan aku review nanti), tapi setelah aku melepas masker dan boci, saat wudhu mau solat asar wajahku lembab dan halus dan aku suka. Sebenernya malem ya sebelum tidur maskeran, cuman karena aku gak tahan sama kondisi wajahku yang kering yaudadeh tancap aja -_- Oya, kalau aku memakai masker ini aku pakai untuk 2 kali karena sisa essence nya masih cukup.

Processed with VSCO with a9 preset
Sambil merilekskan wajah bisa juga sambil nonton tipis-tipis

Foto diatas diambil hari ini (30/5/2017) sehari setelah aku memakai masker Nature Republic Cucumber (sebenernya agak curang juga soalnya pake Deep Beauty + alatnya HPAI karena sekali lagi keringnya ga tahan), dan cuma pake lipstick dan softlens. Alhamdulillah udah lumayan mendingan dibanding beberapa minggu lalu 😦

Conclusion

Pros:

+ Menyegarkan dan melembabkan wajah secara instan

+ Kemasannya menarik

+ Bisa untuk 2 kali pemakaian

+ Essence sisanya bisa dibaurkan ke leher atau bagian tubuh yang diinginkan tanpa dibilas

Cons:

– Efek melembabkannya sementara

– Harganya* lumayan bikin mikir kalau repurchase

– Mengandung alkohol dan parfum

(+/-) Harganya (mahal murahnya) opsional tergantung siapa yang membutuhkan masker ini. Bisa jadi mahal untuk skincare jangka panjang karena hanya 1-2 kali dipakai trus dibuang alias lama-kelamaan bisa jebol kantong karena harganya sekitar Rp 15k*/mask. Bisa jadi murah karena digunakan hanya sebagai ‘tambahan’ perawatan wajah dan sesuai kebutuhan (jarang dipakai kalau ga bener butuh). Intinya soal harga ini tergantung kebutuhan dan kemampuan. 

Rating? 4 of 5!

See you on my next post! ❤

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s